Tak tau harus ku ucapkan apa?
Hati ini mulai kacau balau
Sosok yang selalu berbagi cerita
Kini... tiba-tiba bertolak belakang
Ingin aku berontak akan semua hal itu
Menentang semua perasaan kini
Oh... Tuhan aku telah salah
Timbulkan nitik yang seharusnya tak terjadi
Mungkin... aku harus mengerti
Membuat terang lampu yang telah redup
Membedakan antara mahkota dan daunnya
Sadar akan kejadian esok dan seterusnya
Aku bangga pernah memilikimu sesaat
Kau adalah sosok penghias hatiku
Dalam dua tahun terkahir ini
.....
Aku telah rela melepaskanmu jauh dariku
Kuberharap kau tetap sama
Seperti yang dulu
Kau ikut senang akupun ikut senang
Do'aku selalu menyertaimu
.....
Maafkan rasa yang pernah ada itu
Anggaplah itu khilafku sesaat.
Baca selengkapnya…
Sabtu, 21 Maret 2009
Rasa itu Pernah Ada
Diposting oleh pHi_dA cUte'0 komentar Label: puisi
Rabu, 10 Desember 2008
Malaikat Hati
Diposting oleh pHi_dA cUte'Kau seorang pemikir
Ketegasan dan keberanianmu adalah perlu
Kemarahanmu hampir tak pernah kulihat
Dalam banyaknya rintangan kau tetap sabar
Rasa simpatimu membuat orang sekitar kagum
Antara pangkat dan rasa hormat sang majikan
Tidak ada beda dalam perilakumu
Sedang adik-adikmu berkata
Kau adalah malaikat di tempat yang kau pijak saat ini
Baca selengkapnya…
0 komentar Label: puisi
Sebuah Perasaan
Diposting oleh pHi_dA cUte'Foto yang selalu kupajang dalam bingkai hatiku
Yang tak seorang pun mengetahui
sekalipun Adam dalam bingkai hatiku Baca selengkapnya…
0 komentar Label: puisi
Minggu, 30 November 2008
"Sebuah Khayal"
Diposting oleh pHi_dA cUte'Apa cahaya lembut di hati itu
Yang selalu terbayang
Nyata, indah namun tak penuh
Dan tak kan pernah terlupa
Wahai sang pemberi rasa
Kuingin dia untukku
Namun apa daya punuk berharap
Nan dengan rapuh meminta
Tentang cahaya berjuta makna itu
Walaupun hanya mimpi yang terdapat
Sayup sunyi tapi indah
Kuingin kau untukku
0 komentar Label: puisi
"Hanya Bayang Semu"
Diposting oleh pHi_dA cUte'Demi panas sejuta rasa
Nan bertabur sepi dalam terjalnya liang mimpi
Dan usapan senyum itu
Yang terajut
Indah sungguh
Bersatu dengan hati hitam kelam
0 komentar Label: puisi
